Ads 468x60px

Blogger templates

Jumat, 23 November 2012

POLA PENYERANGAN DAN POLA PERTAHANAN DALAM BOLA BASKET

POLA PENYERANGAN DAN POLA PERTAHANAN DALAM BOLA BASKET
a . Pola Penyerangan 
Pola penyerangan dalam permainan bola basket adalah usaha yang dijalankan untuk menerobos daerah pertahanan lawan, sehingga dapat membuahkan hasil atau angka. 

Pola-pola penyerangan adalah sebagai berikut: 
1) Penyerangan Bebas Penyerangan bebas adalah penyerangan tanpa bola yang sangat bergantung dari penguasaan teknik, taktik dan kesempurnaan fisik setiap anggota tim yang baik. Meskipun bebas, namun penyerangan ini harus tetap ada koordinasi dan kerjasama antar pemain, sehingga terwujud adanya saling pengertian tiap pemain. 
2) Penyerangan Kilat Dasar penyerangan kilat adalah dengan 2 atau 3 operan harus sudah melakukan tembakan. Serangan kilat merupakan usaha untuk memperoleh posisi tembakan, pada saat lawan belum sempat menempati posisi jaganya. Serangan kilat merupakan senjata yang sangat baik untuk menghancurkan pertahanan lawan. 

3) Penyerangan Kilat Berpola Serangan kilat berpola dimulai dengan adanya situasi-situasi tertentu,misalnya; dari bola loncat, lemparan kedalam, dll. 
4) Penyerangan Berpola Penyerangan berpola adalah penyerangan dengan mengatur setiap pemain yang mempunyai tugas-tugas tertentu dan menguasai jalur-jalur gerakan.pergerakan pemain dan bola ditentukan dengan pasti, sehingga tim memperoleh serangan-serangan yang teratur dan sangat menghemat tenaga. 

Penyerangan berpola sangat baik dilakukan bila setiap pemain sukar menembus penjagaan lawan, serta usaha-usaha untuk memperlambat permainan. 

Dasar-dasar yang perlu diperhatiakan dalam membuat pola:
• Ada seorang pengatur serangan. 
• Ada seorang pengaman. 
• Ada seorang atau beberapa orang penembak 
• Ada seorang yang menutupi daerah bila tembakan gagal. 

Pedoman untuk membuat pola penyerangan dalam menghadapi daerah pertahanan lawan:
• Ingat dasar-dasar membuat pola 
• Buat sedemikian rupa, sehingga memecahkan perhatian dan kosentrasi pemain lawan 
• Ada pengatur yang hilir mudik dibawah basket lawan 
• Ada penekan pada daerah tertentu yang berpindah-pindah tempat 
• Pilihlah pemain yang mampu melakukan tembakan jarak sedang, atau jarak jauh. 
• Pilihlah pemain yang mahir oper-mengoper bola-bola cepat.

Macam-macam jenis (adegan-adegan) pola penyerangan adalah sebagai berikut: 
1) Adegan 1-3-1 (pola diamond) Adegan diamond digunakan saat bentuk penyerangan terhadap pertahanan daerah maupun pertahanan satu lawan satu. 
2) Adegan 1-2- 1 (pola ault mann) Adegan ault mann dapat diterapkan apabila suatu regu tidak mempunyai pemain jangkung. 
3) Adegan 2-3 (pola reverse) Adegan reverse diperlukan untuk penyerangan terhadap pertahanan satu lawan satu. 

Kemahiran memotong dan membayang serta kelincahan sangat dibutuhkan dalam melakukan pola penyerangan ini. 

b . Pola Pertahanan 
Pola pertahanan adalah suatu usaha yang dijalankan oleh tim bertahan dalam rangka menghalau serangan lawan. 

Unsur-unsur pelaksanaan pola pertahanan adalah sebagai berikut: 
1) Sikap Jaga 
2) Gerakan Kaki Dalam Langkah Ketika Melakukan Pertahanan 
3) Dasar-Dasar Umum Dalam Penjagaan Penjaga harus berdiri diantara lawan dan ring basket. 
4) Posisi Jaga dan Pembagian Daerah Posisi jaga dengan mempertimbangkan daerah, kemampuan dan penguasaan penyerang. 
5) Pertahanan Bersama 

Macam-macam bentuk pertahanan bersama antara lain sebagai berikut: 
a) Pertahanan daerah 
Pada pertahanan daerah setiap pemain diberi tugas menjaga daerah tertentu. Bila tim mempunyai pemain-pemain yang tinggi besar tapi lamban gerakannya maka pertahanan daerah sangat menguntungkan bagi tim tersebut. 
Akan tetapi pertahanan daerah ini juga ada kelebihan dan kekurangannya, yaitu: 
KELEBIHANNYA :
1.sangat baik untuk melawan tim yang lemah dalam mengelolah bola 
2.sangat baik untuk melawan tim yang menggunakan penyerangan berpola 
3.mematikan penyerangan penembak dengan memoros 
4.menghindari kesalahan perorangan 
5.sangat baik untuk melawan penyerangan dengan menggunakan pemain penggiring yang terampil 6.sangat baik untuk melawan pemain pemotong-pemotong yang terampil. 
KELEMAHANNYA :
1.apabila lawan menggunakan pola penyerangan kilat 
2.bila lawan terampil oper-mengoper dengan cepat 
3.bila lawan menembak dari jarak jauh atau sedang dengan terampil 
4.perhatian pemain terpecah terhadap 2 lawan atau lebih 
5.ada aderah-daerah lemah (tidak terjaga) 
b) Pertahanan satu lawan satu 
Pertahanan satu lawan satu adalah pertahanan dengan menugaskan setiap pemain untuk menjaga seorang lawan. 
Macam-macam pertahanan ini meliputi: 
• Pertahanan satu lawan satu dengan tetap Pertahanan satu lawan satu dengan tetap artinya penjaga harus tetap menjaga seorang pemain lawan kemanapun ia bergerak 
• Pertahanan satu lawan satu dengan ganti jaga Pertahanan ini dilakukan apabila terjadi pembayangan, maka segera pemain penjaga mengadakan pergantian penjagaan. 
• Pertahanan satu lawan satu dengan penolong Maksud dari pertahanan ini adalah apabila dalam penjagaan satu lawan satu terjadi kebobolan dari salah seorang penjaga, maka salah seorang penjaga terdekat menolong untuk menutup pemain yang menerobos sampai penjaga yang kebobolan tadi siap untuk menjaganya kembali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar